Post–Power Syndrome, Alternatif mengatasinya

Post–Power Syndrome
Alternatif mengatasinya
(Kasus STIMED Nusa Palapa)
Oleh : A. Batinggi

I. Latar Belakang
Artikel ini kami tulis sebagai jawaban atas pertanyaan beberapa teman yang menanyakan resep yang kami pakai dalam mempertahankan kesehatan/kesegaran dalam keadaan pension yang telah berumur 77 tahun
II. Apa itu Post – Power Syndrome ?
Menurut Psychology Study Club UII, 2012, Post – Power Syndrome adalah suatu gejala yang terjadi dimana si penderita tenggelam dan hidup di dalam bayang-bayang kehebatan, keberhasilan masa lalunya sehingga cenderung sulit menerima keadaan yang terjadi sekarang.
III. Mengapa terjadi Post – Power Syndrome ?
Turner & Helms (Supardi, 2002) menggambarkan penyebab terjadinya Post – Power Syndrome dalam kasus kehilangan pekerjaan, yaitu :
1. Kehilangan harga diri; hilangnya jabatan menyebabkan hilangnya perasaan atas pengakuan diri
2. Kehilangan fungsi eksekutif; fungsi yang memberikan kebanggaan diri
3. Kehilangan perasaan sebagai orang yang memiliki arti dalam kelompok tertentu
4. Kehilangan orientasi kerja
5. Kehilangan sumber penghasilan terkait dengan jabatan terdahulu
Biasanya Post – Power Syndrome banyak menyerang seseorang yang baru pensiun, terkena PHK, seseorang yang pernah mengalami kecacatan karena kecelakaan, menjelang tua atau orang yang turun jabatan, dsb. Hal ini semakin diperparah dengan kondisi mindsetindividu yang mengatasnamakan jabatan sebagai sesuatu yang sangat membanggakan pada dirinya. Semua ini bisa membuat individu pada frustasi dan menggiring pada gangguan psikologis, fisik serta sosial.

Download Post–Power Syndrome, Alternatif mengatasinya